Monday, 24 September 2007

Review: COVINI C6W (Bn*X)

Ferrari nggak seru lagi!















...
Seberapa sering anda mendengar merek supercar macam Ferrari, Porsche, ataupun Lamborghini dikumandangkan sebagai pemain-pemain utama kelas mobil eksotik bertenaga dahsyat dan berharga selangit? Pasti sudah sering banget kan? Namun, bagaimana kalau saya sebut satu merek supercar dari Italia: COVINI.

Proyek pembuatan mobil ini sebenarnya sudah mulai didengungkan oleh Ferruccio Covini pada tahu 1974. Saat itu ia mempunyai gagasan untuk memasang empat buah ban berukuran sepuluh inci –karena saat itu belum ada ban profil rendah- di bagian depan mobil super rancangannya. Namun akhirnya proyek ini urung direalisasikan dan “tertidur” hingga tahun 1980. Pada tahun itu sudah ditemukan penggunaan sistem suspensi hydro-pneumatis yang dapat memaksimalkan distribusi bobot kendaraan. Namun karena mahalnya biaya pengembangan, proyek ini pun akhirnya “tertidur” kembali. Baru pada medio 90-an proyek ini dibuka kembali. Dan hasilnya? Sebuah mobil bertenaga dahsyat dengan desain yang sangat tidak umum.
















Anda pasti bertanya-tanya mengapa harus ada enam buah ban pada mobil ini? Covini mengutarakan beberapa alasan:

  • Jika ada satu ban yang kempis, hal ini dapat ditanggulangi oleh ban yang lainnya.
  • Dengan empat rem cakram di depan –walaupun bidang yang direm lebih sedikit daripada di mobil empat roda- memberikan kekuatan pengereman yang lebih baik. Ini berarti suhu rem yang lebih rendah dan performa rem yang lebih baik.
  • Mengeliminir efek aquaplaning.
  • Kenyamanan yang lebih baik oleh karena lebih baiknya distribusi bobot.
  • Tekanan berlebih pada ban berkurang, sehingga memberikan efek pengendalian yang lebih.
















Lalu, apa yang membuat mobil ini masuk jajaran mobil-mobil super? Jawabnya: sebuah mesin sangar! Covini membenamkan sebuah mesin naturally aspirated berkonfigurasi V8 berkapasitas 4,2 liter, dengan empat katup per silinder di bagian belakang mobil. Mesin ini menghasilkan tenaga 380 PS pada 6.400 RPM dan torsi sebesar 450 Nm pada 2.700 RPM. Kekuatan sebesar ini ditambah girbok manual 6-speed, mampu melarikan C6W hingga 300 km/jam. Sasis mobil ini adalah pipa tubular yang diperkuat oleh material serat karbon. Bahan yang sama dipakai juga untuk konstruksi bodi, berpadu dengan serat kaca di beberapa bagian. Mobil yang memakai empat ban berukuran 205/45-15 di bagian depan dan dua buah ban 345/25-20 di belakang ini memiliki dimensi (p x l x t) 4.180 mm x 1.990 mm x 1.080 mm. Untuk menghentikan laju kendaraan, C6W dibekali rem cakram dari Brembo di keenam rodanya yang dilengkapi dengan electronic brake-force distribution.

Jadi, tertarik menukar Ferrari anda dengan supercar unik ini?

Source: www.coviniengineering.com

No comments: