
Bagi anda penyuka mesin kencang berturbo pasti sudah tidak heran lagi dengan benda kecil berjuluk turbo timer. Namun untuk anda yang masih awam atau mungkin pemain baru di “lintasan kecepatan tinggi”, mungkin belum tahu atau belum paham benar apa itu turbo timer dan apa fungsinya.
...
Benda kecil ini adalah sebuah perangkat elektronik yang berfungsi untuk menunda mesin berturbo untuk mati setelah melakukan perjalanan walaupun kunci kontak sudah di posisi off. Jadi, walaupun kunci kontak sudah dicabut, mesin akan tetap menyala hingga hitungan mundur di turbo timer selesai. Mengapa benda ini penting untuk ditambahkan pada mesin berturbo? Pada sebuah unit turbocharger, pada saat benda ini bekerja as turbin akan berputar hingga melebihi 50.000 RPM (revolution per minute) dan menimbulkan suhu yang sangat tinggi. Untuk mengendalikan suhu turbin digunakan oli yang bersirkulasi dari mesin atau ada juga yang menggunakan watercoolant. As turbin ini berputar sangat cepat dan tak ada yang bisa menghentikan putarannya walaupun mesin mobil sudah dimatikan. Karena itulah pabrikan pembuat mobil merekomendasikan agar pemilik mobil yang mesinnya sudah dilengkapi dengan turbo untuk tidak langsung mematikan mesin mobilnya dan membiarkan mesin dalam posisi idle setelah melakukan perjalanan. Hal ini dilakukan untuk memberi waktu oli/watercoolant menurunkan/menstabilkan suhu turbo. Jika mesin langsung dimatikan, oli/watercoolant yang berada di unit turbo akan berhenti bersirkulasi dan tidak akan sempat mendinginkan as turbin. Hal ini dapat menyebabkan cairan pendingin turbo memasuki tahap yang disebut “coking”. Oil/watercoolant coking adalah tahap dimana oli terpanggang yang menyebabkannya berubah menjadi sebuah substansi keras yang dapat menyumbat jalur oli dan akhirnya dapat menyebabkan “oil starvation” pada turbo. Hal ini adalah penyebab pertama kerusakan pada sebuah unit turbocharger.
Sayangnya, walaupun pemilik kendaraan sudah menunda mematikan mesin (pada mobil yang belum dilengkapi turbo timer) ternyata terlalu lama menunda mematikan mesin pun dapat menimbulkan kerusakan pada unit turbocharger. Karena itulah keberadaan sebuah unit turbo timer menjadi vital pada mesin-mesin berturbo. Turbo timer yang baik akan selalu memantau boost tertinggi, berapa saja boost yang dihasilkan selama mobil berjalan, kecepatan rata-rata, dan berapa lama mobil berjalan. Variabel-variabel inilah yang akan menjadi indikator untuk turbo timer menghitung dan menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan mesin untuk idle sebelum mati.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera tambahkan unit turbo timer jika mobil bermesin turbo anda belum menggunakannya. Umur turbocharger anda taruhannya!
Monday, 24 September 2007
Info: TURBO TIMER (Bn*X)
Posted by
Koranmobil.com
at
12:00 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
Tambahan: Turbo timer yang baik itu ga perlu penyetelan. Selama mobil jalan, dia akan terus mengkalkulasikan variabel2 yang berpengaruh pada turbo (besar boost yang muncul selama jalan, kecepatan rata2, boost puncak). Kalo yang manual sih ya sama aja kayak kita nyetel weker/stop watch, namun sekarang ini rata2 udah pada pake yang otomatis. :)
Selamat menikmati artikelnya ya..!
Terima kasih.
Post a Comment